PT. DUTA MAKMUR GEARINDO

021 5958 8228

0812 8393 3663

021 5958 8228

0812 8393 3663

Fungsi Dan Cara Merawat Gearbox Sepeda Motor – Istilah lain yang digunakan untuk menyebut gearbox adalah Speed ​​Reducer karena dapat digunakan untuk mengurangi kecepatan daya yang dihasilkan. Lalu bagaimana cara kerjanya bila digunakan pada sepeda motor?

Fungsi Dan Cara Merawat Gearbox Sepeda Motor

Gearbox yang digunakan dalam mesin juga dikenal sebagai transmisi manual. Adanya part ini akan menciptakan sistem pemindahan tenaga dari tenaga mesin ke bagian mesin lainnya. Selain itu, juga dapat mengatur torsi motor putar.

Di bawah ini adalah bagaimana deskripsi rinci tentang fungsi gearbox.

Fungsi utamanya adalah untuk mentransfer daya atau tenaga yang dihasilkan oleh motor ke motor lain, sehingga menimbulkan gerakan atau perpindahan. Dengan cara ini mesin yang Anda gunakan dapat bergerak maju.

Transmisi tenaga dari mesin berlangsung dari ruang mesin ke roda yang dihubungkan melalui komponen rantai. Sedangkan tenaga mesin otomatis diarahkan melalui vanbelt sehingga kedua roda mesin akan berputar.

Saat Anda memindahkan persneling, gearbox berfungsi untuk mempercepat atau memperlambat kendaraan. Jadi fungsi gearbox sangat penting di sini dan tidak bisa diremehkan.

Menyesuaikan daya yang dihasilkan oleh mesin

Ketika Anda melihat bagaimana Anda menambahkan persneling atau menurunkan gigi mesin, girboks menyesuaikan tenaga yang sudah dihasilkan oleh mesin. Oleh karena itu, setiap motor memiliki roda gigi yang berbeda dengan tingkat kecepatan yang berbeda pula.

Anda dapat mengatur kecepatan dengan menggeser dengan mempercepat dan melewati. Kemudian kecepatan akan berubah sesuai dengan tingkat gigi input. Bagaimana dengan sepeda motor matic yang pada dasarnya hanya menggunakan gas dan rem?

Mesin otomatis juga memiliki komponen gearbox, tetapi tidak dapat dirasakan selama operasi. Anda dapat merasakan akselerasi mesin otomatis jika Anda melihat lebih dekat saat berakselerasi dan kemudian menurunkan kendaraan, tetapi sangat halus.

Beberapa fitur gearbox lainnya

Selain dua fungsi utama di atas, khusus untuk motor manual, beberapa fungsi lain dari komponen gearbox telah dipasang. Yang pertama adalah mengubah tenaga mesin menjadi tenaga yang lebih besar.

Dengan demikian tenaga mesin yang dihasilkan akan menjadi besar, sehingga akselerasi kendaraan lebih tinggi. Yang kedua adalah untuk mengontrol kecepatan gerakan dan torsi, serta proses belokan.

Ketiga, memberikan rasio gigi pada sepeda motor yang memiliki beban berdasarkan kekuatannya. Keempat, torsi yang akan ditransfer ke spindel mesin pada motor manual harus diubah.

Fungsi kelima adalah menghasilkan putaran motor yang lebih stabil tanpa slip. Anda juga akan berkendara lebih aman dengan bagian ini.

Ada beberapa komponen pada gearbox yang menunjang kinerjanya, yaitu sebagai berikut:

  • Rangka yang merupakan rumah dari gearbox.
  • Gasket adalah penahan atau penjepit agar oli transmisi tidak bocor.
  • Out Cove adalah penutup lubang pada output shaft.
  • Poros cacing adalah bagian yang berfungsi untuk meneruskan putaran roda gigi cacing ke poros keluaran.
  • Worm gear merupakan bagian untuk meneruskan putaran dari input shaft ke output shaft.
  • Poros input merupakan bagian untuk meneruskan putaran motor penggerak.
  • Oil seal adalah seal oli untuk mencegah kebocoran pada poros.
  • Penutup lubang oli merupakan saluran masuknya oli.

Bagaimana Cara Merawat Gearbox yang Benar?

Sebagai pemilik kendaraan roda dua, Anda tentu harus lebih perhatian dengan setiap komponen mesin dan kelistrikan motor. Dengan begitu Anda akan tahu bagaimana cara menggunakan sepeda motor supaya mesin lebih awet.

Termasuk bagaimana cara merawat gearbox agar fungsi gearbox bisa berjalan dengan lebih baik. Ada beberapa perawatan yang tidak boleh dilewatkan jika Anda ingin komponen yang satu ini lebih awet. Mengingat jika rusak maka biayanya sangat besar.

  1. Rutin Mengganti Oli Transmisi

Cara pertama adalah rutin mengganti oli transmisi jika kualitasnya sudah menurun. Bukan hanya motor matik saja yang perlu rutin diganti oli transmisinya, begitu juga dengan semua kendaraan yang menggunakan gearbox.

Tanpa oli transmisi yang masih berkualitas baik, maka komponen yang terdapat dalam gearbox akan mudah rusak atau rontok. Karena setiap digunakan semua komponen di dalamnya akan mengalami gesekan.

Gesekan yang terjadi membutuhkan pelumas yang berkualitas agar dapat berfungsi dengan baik. Cek selalu apakah oli transmisi perlu diganti ketika servis berkala.

  1. Memilih Kualitas Oli yang Terbaik

Oli transmisi berbeda dengan oli mesin yang biasanya perlu diganti setiap kali servis. Penggantian oli transmisi dilakukan dengan mengecek kondisi oli sebelumnya apakah sudah tidak memiliki kualitas baik.

Selain itu penggunaan oli transmisi yang berkualitas akan mempengaruhi kinerja gearbox nantinya. Ada oli khusus yang perlu digunakan dan pastikan jumlahnya sudah benar. Hindari menggunakan oli bekas karena akan menciptakan masalah teknis ke depannya.

  1. Membersihkan CVT

Khusus motor matik, kinerja gearbox erat hubungannya dengan komponen CVT. Perawatan tidak hanya dilakukan pada gearbox, tetapi juga memperhatikan ruang CVT. Pastikan ruang tersebut tetap bersih dan bebas kotoran atau debu.

Dengan begitu komponen gearbox pada motor matik akan lebih awet dan bekerja secara optimal. Cobalah untuk meminta teknisi untuk mengecek kondisi ruang CVT jika perlu dibersihkan.

Sudah paham bukan apa saja fungsi gearbox? Pastikan setiap kali Anda melakukan servis tanyakan kepada teknisi bagaimana kondisi gearbox, apakah terdapat masalah atau tidak.